PALU. PIJARSULTENG. – , Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido bersama jajarannya mengunjugi rumah duka korban konflik warga kelurahan Nunu Vs Kelurahan Tatura Utara (Anoa). Sambil melepas Jenazah Almarhum Diki Alif Paratama salah satu warga di Tatura Utara anak dari ibu Irmawati Yotomaruangi, cucu dari Efendi Yotomaruangi pada pukul 10.45 Wita Jl. Anoa 1 (Lorong Anoaku)

Almarhum tersebut merupakan salah satu korban bentrok antarawarga masyarakat kelompok Nunu dan Anoa.
Wagub juga bersama rombongan pun masih menyempatkan mengunjungi dua korban yang tengah di Rumah Sakit (RS) Budi Agung.
dr Reny Lamadjido pun sebelum menjadi wagub Sulteng pernah menjabat sebagai wakil Walikota Palu sehingga dalam sambutan dukanya tak hentinya mengingatkan kepada warga agar saling mengingatkan agar warga tidak gampang terprovokasi dan terpancing emosi.

dirinya juga menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum dan menyampaikan belasungkawa ke orangtua korban dan seluruh keluarga agar bersabar dan mengikhlaskan kepergian almarhum yang telah dulu mendahalui.
” Saya memahami bahwa keluarga sangat mencintai almarhum, namun Allah lebih sayang kepadanya sehingga lebih dahulu memanggilnya.” lirih Reny dihadapan ortu almarhum.
Selanjutnya pihaknya mengajak semua warga yang tengah hadir untuk mengantarkan ke tempat peristrahatannya yang terakhir dan mendoakan kepada almarhum agar mendapatkan tempat yang layak disisi Allah SWT.
” Akhirnya dengan mengucapkan Bismillahirrahmaniirahim atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melepaskan Jenazah Almarhum Diki Alif pratama ketempat peristrahatan yang terakhir untuk dishalatkan dimasjid dan mengantarkan ketempat pemakaman keluarga di Jalan Anoa.” imbuhnya. YUN








