PALU. PIJARSULTENG. ID– Membangun hubungan kemitraan yang baik tidak selalu harus dilakukan melalui pertemuan formal. Silaturahmi dalam suasana santai juga menjadi ruang penting untuk mempererat komunikasi dan membangun kepercayaan.
Hal itu terlihat dalam kegiatan Jumat Berkah yang digelar jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah bersama puluhan wartawan dan sejumlah aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Warung Makan Mas Faiz, Jalan Ahmad Yani, Kota Palu, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan yang dikemas melalui silaturahmi dan makan siang bersama tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

Sekitar 50 insan pers dari berbagai media cetak, elektronik, dan online di Kota Palu hadir dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Sulteng, Salman, S.H., M.H., serta Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulteng, Muhammad Fikri, S.H., M.H.
Sejumlah ketua LSM juga tampak hadir, di antaranya Ketua Komite Rakyat Anti Korupsi (KRAK) Sulteng, Harsono Bareki, Ketua
Jpkp jaringan pendamping kebijakan pembangunan (JPKP), Sri Megawati, serta Ketua Komite Anti Korupsi dan Tindak Kekerasan (KAK-TIK), Darwis Alidamang.
Pertemuan tersebut sekaligus menjadi momentum perkenalan Muhammad Fikri dengan para jurnalis dan aktivis LSM di Kota Palu. Ia baru saja dilantik sebagai Kasipenkum Kejati Sulteng pada 13 Oktober 2026, menggantikan Laode Abd Sofian, S.H., M.H.
Sebagai pejabat baru yang mengemban tugas di bidang penerangan hukum, Fikri diharapkan dapat semakin memperkuat komunikasi dan hubungan kemitraan dengan insan pers, khususnya dalam penyampaian informasi mengenai tugas dan kinerja Kejati Sulteng kepada masyarakat.
Dalam suasana santai sambil menikmati hidangan makan siang, obrolan ringan dan canda kebersamaan mewarnai pertemuan. Tidak ada sekat formalitas yang membatasi interaksi antara jajaran Kejati Sulteng, wartawan, dan aktivis LSM.
Asintel Kejati Sulteng, Salman, berharap hubungan baik dan kebersamaan yang selama ini terjalin dengan insan pers dapat terus dipertahankan.
Silaturahmi seperti ini, menurutnya, menjadi salah satu cara menjaga hubungan harmonis, memperkuat komunikasi, serta membangun kemitraan positif dengan tetap menghargai peran masing-masing.
Sementara itu, Kasipenkum Kejati Sulteng, Muhammad Fikri, berharap kehadirannya sebagai pejabat baru dapat semakin mempererat hubungan dengan seluruh insan pers dan LSM.
Ia juga mengharapkan dukungan dan kerja sama rekan-rekan media dalam mendukung pelaksanaan tugas penerangan hukum, terutama menyampaikan informasi mengenai berbagai kegiatan dan kinerja Kejati Sulteng secara tepat, akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Sinergi antara Kejaksaan dan media menjadi bagian penting dalam memperluas akses informasi publik sekaligus memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat.
Meski berlangsung sederhana, kegiatan Jumat Berkah tersebut memiliki makna lebih dari sekadar makan siang bersama. Pertemuan ini menjadi ruang untuk merawat hubungan personal sekaligus memperkuat kemitraan antara Kejati Sulteng, insan pers, dan aktivis LSM.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan berjabat tangan dan foto bersama.
Suasana kebersamaan tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan kemitraan yang kuat tidak hanya dibangun melalui agenda resmi, tetapi juga tumbuh dari komunikasi, silaturahmi, dan kepercayaan yang terus dijaga.***








