PALU. PIJARSULTENG.ID– Kolaborasi Duta GenRe Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) menghadirkan program inovasi, SAHABAT dan GEMBIRA. Inovasi ini diimplementasikan pada dua Tamasya di Kota Palu, yaitu TAMASYA TPA Putra Kaili Permata Bangsa dan TPA Bungamputi, binaan Dharma Wanita Persatuan Universitas Tadulako yang tahun 2026, di Palu, Selasa (3/3/2026).

Anggota Tim Kerja 2 Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN), Provinsi Sulteng, Diah Amalia Pratiwi, mengatakan, dua inovasi yang dikolaborasikan masing-masing dari Mutvia Zerani, Duta Genre Sulteng 2025 dan Tarisa Duta Genre Kota Palu tahun 2025.
Mutvia mengenalkan SAHABAT (stimulasi anak hebat berbasis permainan terencana), sebuah pendekatan edukatif berbasis permainan yang dirancang untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Sedangkan Tarisa menghadirkan GEMBIRA (Gerakan Membina Imajinasi dan Rekreasi Anak), yang berfokus pada penguatan kreativitas, imajinasi, serta kegiatan edukatif sesuai dengan perkembangan usianya bagi anak-anak di lingkungan Tamasya/TPA.
Kedua inovasi tersebut merupakan bentuk dukungan Duta Genre terhadap program prioritas Kemendukbangga/BKKBN.
Selain itu, Kkegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi Aplikasi Tamasya oleh Diah Amalia Pratiwi. Diah memberikan arahan terkait tata cara penggunaan Aplikasi Tamasya bagi user TPA/Tamasya. Akun user ini digunakan oleh pengelola TPA/Tamasya untuk melaporkan berbagai kegiatan di Tamasya, khususnya pendampingan tumbuh kembang anak serta menu peningkatan kompetensi pengasuh.
“Tahun 2025, pelaporan Tamasya atau yang dikenal dengan R1 Tamasya masih dilakukan secara manual menggunakan format Excel. Namun, mulai bulan Maret tahun ini, pelaporan kegiatan Tamasya sudah dilakukan melalui Aplikasi Tamasya,” ujar Diah.
Turut hadir dalam kegiatan ini Tim Kerja 2 Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Palu serta Forum Genre Sulteng dan Forum Genre Kota Palu.
Penulis: Alprianto Tunggul
Editor: Sakkirang









