PALU, PIJARSULTENG.ID — Di tengah euforia Piala Dunia 2026 yang mengguncang jagat sepak bola dunia, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) H. Anwar Hafid secara terbuka dan blak blakan menunjukkan kecintaannya yang begitu besar terhadap Tim Nasional ( Timnas) Argentina.
Bagi orang nomor satu di Sulteng, itu, Albiceleste ( sjulukan Timnas Argentina) bukan sekadar tim favorit, melainkan simbol perjuangan, kecerdasan, dan mental juara. “terus terang saya pendukung berat Timnas Argentina,” ujar Politisi Demokrat ini.
Selera Anwar jatuh ke Timnas yang digawangi Emiliano Martinez itu ternyata tak lain karena gaya, taktik permainan tim yang pernah dibesarkan legenda Diego Maradona dan hingga kini diteruskan generasi Lionel Messi luar biasa.
Baginya, kekuatan Argentina bukan hanya terletak pada kualitas pemain, tetapi juga pada kemampuan menyusun strategi dan membaca jalannya pertandingan.
Filosofi itulah yang kemudian ia sampaikan saat membuka Festival Rakyat Nusantara 2026 di Lapangan Imanuel Kota Palu, pada, Selasa malam (14/7/2026).
Di hadapan ribuan masyarakat yang memadati arena festival yang juga dihadiri. Jajaran Forkopimda, Anwar Hafid mengatakan bahwa sepak bola menyimpan pelajaran berharga bagi siapa pun yang ingin meraih kemenangan.
“Sepak bola itu membutuhkan taktik. Dibutuhkan kemampuan membaca tanda-tanda zaman agar bisa menjadi pemenang,” tegas Anwar Hafid, disambut tepuk tangan meriah para pengunjung.
Pernyataan tersebut menjadi bukti bahwa kecintaannya terhadap Argentina bukan I hal sekadar fanatisme.
Menurutnya, keberhasilan sebuah tim lahir dari strategi yang matang, disiplin, kerja sama, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.
Anwar Hafid menilai nilai-nilai itulah yang juga harus diterapkan dalam membangun Sulteng.
“Sebuah daerah tidak akan berkembang hanya dengan mengandalkan potensi semata, tetapi harus memiliki visi yang jelas, strategi yang tepat, dan keberanian membaca tantangan zaman.” Ujarnya.
Di tengah memuncaknya demam Piala Dunia 2026, dukungan Gubernur kepada Argentina menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Warung kopi, kafe, hingga ruang-ruang publik di Kota Palu dipenuhi diskusi mengenai peluang Albiceleste kembali mengangkat trofi dunia.
Bagi Anwar Hafid, sepak bola telah membuktikan bahwa kemenangan tidak pernah lahir dari keberuntungan semata. Seperti halnya Argentina yang selalu tampil dengan perencanaan matang dan semangat juang tinggi, sebuah daerah pun hanya bisa melesat jika dipimpin dengan strategi yang tepat dan kemampuan membaca arah perubahan.
Tak heran jika bagi Gubernur Sulteng itu, Argentina bukan hanya tim sepak bola favorit, tetapi juga cerminan filosofi kepemimpinan: berpikir taktis, bekerja sebagai tim, dan selalu mampu membaca tanda-tanda zaman untuk menjadi pemenang.
Gubernur juga saat di daulat membawakan lagu sempat meminta penonton yang menggunakan kaos Argentina naik Panggung dan bernyanyi bersama. Bahkan, sebagai bukti ke “puberan”nya beberapa potongan lirik lagu Wali Band sempat dirubah…. aku Cinta Argentina, …katanya menutup. NEL











