Kader BKB dan Pengelola TPA Touna belajar KKA

iklan

TOUNA. PIJARSULTENG.ID, – Kader Bina Keluarga Balita (BKB) dan pengelola Taman Penitipan Anak (TPA) Aisyiyah 1 belajar Kartu Kembang Anak (KKA) pada kegiatan Orientasi dan Pembinaan Kader BKB dan Pengelola TPA yang dilaksanakan di Balai Penyuluh KB Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Selasa (9/6/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi kader BKB dan pengelola TPA dalam memantau tumbuh kembang anak serta mengoptimalkan layanan 4 pendampingan kepada TPA yang menjadi TAMASYA, yakni pendampingan pengasuh, anak, orang tua, dan layanan rujukan

Camat Ratolindo, Abdullah D. Kelengi, S. Ag, membuka kegiatan secara resmi didampingi oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Tojo Una-una, Marlina Tahara, SKM, Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng, dr.Rosalia S Palinggi, M.KM dan Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Ratolindo, Abdul Rahman Harisa,SKM.

Dalam sambutannya Camat Ratolindo menegaskan pentingnya peran kader dan pengelola TPA sebagai ujung tombak keberhasilan program pembangunan keluarga dan pengasuhan anak.

“Menjadi kader adalah menjadi pilar sekaligus motivator yang akan menjembatani berbagai program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Tanamkan nilai ikhlas dalam setiap pengabdian, karena setiap langkah, keringat, dan waktu yang dicurahkan untuk mendampingi anak-anak akan menjadi amal jariyah. Dari tangan para kader dan pengelola TPA inilah kita bersama-sama menciptakan generasi penerus yang cerdas, ceria, dan berkarakter,” ujar Camat Ratolindo saat membuka kegiatan.

Ketua Tim Kerja Pembangunan Keluarga, dr. Rosalia S. Palinggi, MKM menyampaikan materi tentang cara pengisian Kartu Kembang Anak (KKA) sebagai alat deteksi dini, jika orang tua menemukan adanya ketidaksesuaian antara usia anak dengan kemampuan yang seharusnya dicapai, mereka dapat segera melakukan stimulasi lebih intensif atau melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan/ahli tumbuh kembang.

Sementara itu, anggota tim kerja pembangunan keluarga, Diah Amalia Pratiwi memberikan materi mengenai TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) dan tata cara penginputan data pada aplikasi TAMASYA.

Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan kepada pengelola TPA Aisyiyah 1 dalam melakukan penginputan data tumbuh kembang anak ke dalam aplikasi TAMASYA. Pendampingan dilakukan secara langsung untuk memastikan seluruh pengelola TAMASYA mampu memahami dan mengimplementasikan standar 4 pendampingan layanan TAMASYA.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kader BKB dan pengelola TPA semakin kompeten dalam melaksanakan tugasnya sebagai mitra pemerintah dalam pembinaan keluarga dan pengasuhan anak usia dini.***

_diahamalia_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *