JAKARTA, PIJARSULTENG.ID, – Ketua Umum (Ketum) DPP PROBO, M. Rizky Hidayatullah, secara resmi membuka peluncuran organisasi relawan PROBO sekaligus memperkenalkan portal digital Proprabowo.com dalam sebuah acara yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jumat (15/5/2026).
Acara tersebut dihadiri para relawan dari berbagai daerah, tokoh masyarakat, hingga awak media nasional.

Dalam sambutannya, Rizky Hidayatullah menegaskan bahwa peluncuran portal tersebut bukan sekadar agenda seremonial atau pengenalan komunitas relawan semata.
Baca juga : PROBO Resmi Diluncurkan, Relawan dari 11 Provinsi Deklarasikan Dukungan untuk Prabowo Subianto
Menurutnya, PROBO hadir sebagai wadah untuk menjaga semangat kebersamaan dan optimisme masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa ke depan.
“Pertama-tama tentu kita bersyukur karena bisa berkumpul dalam suasana yang hangat dan penuh semangat. Hari ini bukan cuma soal launching portal atau perkenalan komunitas relawan.
Baca Juga : Probo Gaspol , Miliki 2 Juta Anggota: Siap Konsolidasi Nasional
Lebih dari itu, ini tentang bagaimana kita menjaga semangat kebersamaan dan optimisme untuk Indonesia ke depan,” ujar Rizky di hadapan para tamu undangan.
Ia menyoroti situasi global yang saat ini dinilai sedang tidak menentu. Mulai dari kondisi ekonomi dunia yang belum stabil, persoalan ketahanan pangan di berbagai negara, konflik internasional, hingga perkembangan teknologi yang bergerak sangat cepat.
Menurutnya, situasi tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan berdampak pada kehidupan masyarakat Indonesia.
Di tengah kondisi tersebut, DPP PROBO menilai bangsa Indonesia membutuhkan stabilitas nasional, keberanian dalam mengambil keputusan, serta kerja nyata yang benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.
Karena itu, pihaknya melihat sejumlah program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki arah yang jelas untuk memperkuat fondasi bangsa dari bawah.
Rizky mencontohkan program ketahanan pangan yang mulai menjadi fokus pemerintah, mulai dari perhatian terhadap sektor pertanian, pupuk, irigasi, hingga upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan.
“Kita melihat bagaimana pemerintah mulai serius bicara soal ketahanan pangan. Ini isu penting, karena kalau urusan makan saja kita masih tergantung pada negara lain, maka kita akan terus rentan,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti program makan bergizi gratis yang saat ini menjadi perhatian publik. Menurut Rizky, program tersebut tidak bisa dipandang sekadar bantuan makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi masa depan Indonesia yang lebih sehat dan kuat.
“Anak-anak yang sehat akan lebih siap belajar, lebih kuat, dan punya peluang hidup yang lebih baik. Pembangunan itu bukan cuma soal gedung tinggi atau angka statistik ekonomi, tetapi apakah rakyat merasa lebih tenang dan anak-anak bisa tumbuh dengan baik,” lanjutnya.
Dalam kesempatan itu, Rizky juga memperkenalkan portal Proprabowo.com sebagai ruang bersama bagi relawan untuk saling terhubung, bertukar informasi, menyampaikan gagasan, hingga mengorganisir kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, gerakan relawan harus berkembang menjadi lebih modern, kreatif, dan produktif, tidak hanya aktif pada momentum politik semata, tetapi juga hadir dalam kegiatan sosial, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa semangat PROBO mulai tumbuh sejak 17 Agustus 2023 melalui ruang-ruang diskusi publik dan gerakan gotong royong masyarakat, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Gerakan tersebut kemudian berkembang secara lebih nyata sejak November 2024 berkat inisiasi relawan dari 11 provinsi di Indonesia.
“Dari awal, semangat kami sederhana: menjadi komunitas relawan yang menjaga semangat kebangsaan, gotong royong, dan dukungan terhadap kepemimpinan nasional yang berpihak pada rakyat,” ucap Rizky.
Lebih lanjut, ia menilai dukungan kepada pemerintah tidak harus diwujudkan melalui slogan atau narasi yang provokatif. Menurutnya, dukungan bisa diberikan melalui kerja nyata dan upaya menjaga suasana publik tetap sehat dan sejuk.
Rizky juga menyoroti kondisi ruang publik yang belakangan dipenuhi hoaks, fitnah, serta saling serang di media sosial. Padahal, menurutnya, masyarakat sebenarnya hanya menginginkan kehidupan yang lebih baik, harga kebutuhan pokok yang stabil, lapangan pekerjaan yang tersedia, dan masa depan anak-anak yang terjamin.
Karena itu, PROBO ingin hadir dengan pendekatan yang lebih positif dan inklusif. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan dalam demokrasi merupakan hal yang biasa, namun jangan sampai membuat masyarakat melupakan persatuan sebagai satu bangsa.
Menutup sambutannya, Rizky mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga optimisme dan terus bekerja bersama demi Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan disegani di dunia internasional.
“Indonesia ini negara besar. Potensinya luar biasa. Mari kita jaga semangat kebersamaan ini, mengisi ruang publik dengan hal-hal yang baik, dan sama-sama bekerja untuk Indonesia yang lebih maju,” pungkasnya.YUN












