SIGI. PIJARSULTENG. ID– Organisasi Pencinta Alam Dolo (PALADO) sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) ke-V Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari dari tanggal 14 -17 Februari 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan di Polibu Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi.
Pembukaan MUBES ke-V berlangsung khidmat, diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Mars PALADO yang aransemen musiknya telah digarap oleh grup musik punk ternama, Marginal.
Kegiatan pembukaan dihadiri langsung oleh perwakilan Dewan Pendiri, Sahbib dan Hariman Jaya, perwakilan Badan Pengawas Organisasi (BPO) Hajalia Somba, serta Kepala Desa Kotapulu, Jumadi, S.Sos.
Dalam sambutannya, Kepala Desa ( Kades) Kotapulu menyampaikan apresiasi atas eksistensi Organisasi Pencinta Alam Dolo yang di kenal dengan PALADO yang hampir memasuki usia 30 tahun.
Kades Kotapulu menilai Organisasi PALADO sebagai salah satu organisasi pencinta alam yang hingga saat ini tetap solid dan konsisten, bahkan menjadi salasatu organisasi yang paling dikenal di Kabupaten Sigi bahkan di Sulawesi Tengah.
“Organisasi ini terus berkembang maju dan eksis dalam berbagai aktivitas kepencintaalaman, lingkungan, dan sosial kemanusiaan. Organisasi PALADO juga dikenal aktif mencetak atlet-atlet muda, khususnya di cabang olahraga panjat tebing. Ini tentu tidak terlepas dari peran penting para pendiri, senior, dan kepengurusan yang mampu menjaga ritme organisasi,” ujar Jumadi.
Ia juga menegaskan bahwa keberadaan Organisasi PALADO memiliki peran strategis dalam pembangunan karakter remaja dan pemuda di wilayah Kecamatan Dolo khususnya di Desa Kotapulu. Menurutnya, PALADO telah menjadi mitra penting pemerintah desa dan pemerintah daerah Kab. Sigi dalam berbagai kegiatan, khususnya di bidang pelestarian lingkungan dan pembinaan kepemudaan.
“Kami sangat berterima kasih kepada teman-teman Organisasi PALADO. Secara pribadi, saya juga banyak belajar dari senior-senior PALADO yang juga menjadi senior saya dalam berbagai hal. Saya berharap ke depan PALADO tetap menjadi mitra kerja pemerintah desa dalam menjalankan program-program pembangunan,” tambahnya.
Melalui Musyawarah Besar ke-V ini membahas sejumlah agenda penting organisasi yang terbagi dalam tiga sidang pleno, yakn Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan periode sebelumnya, Pembahasan dan penetapan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis Besar Haluan Kerja Organisasi (GBHKO) dan agenda Pemilihan 5 orang Badan Pengawas Organisasi (BPO) serta Pemilihan Ketua Umum Organisasi PALADO.
Proses musyawarah berlangsung dinamis dengan berbagai perdebatan yang cukup alot antar peserta. MUBES dihadiri anggota tetap dari angkatan I hingga angkatan IV, sementara angkatan V masih berstatus anggota muda yang terlibat sebagai panitia serta peserta peninjau bersama anggota kehormatan.
Pada hari terakhir Musyawarah ke-V, forum terlebih dahulu menetapkan lima orang Badan Pengawas Organisasi (BPO) yang terpilih, yakni Muhammad Ramdhan, Muhammad Syafaat, Renaldi, Ardiansyah, dan Moh. Ikbal.
Selanjutnya, dilakukan penjaringan dan pemilihan Ketua Umum yang diikuti tiga kandidat, yakni Rifal, Rizky Syafara, ST dan Muhammad Lutfi, SH dan Berdasarkan hasil pemungutan suara, Muhammad Lutfi, SH resmi terpilih sebagai Ketua Umum Organisasi Pencinta Alam Dolo (PALADO) periode 2026 dan akan menjabat selama satu tahun ke depan.
Pada sambutannya Ketua umum terpilih Muhammad Lutfi, SH menyampaikan terimakasih atas kepercayaan untuk mengemban amanah sebagai ketua umum PALADO dan menyadari bahwa amanah ini tidaklah mudah untuk dijalankan akan tetap dengan dukungan kebersamaan dan semangat gotong royong dari seluru anggota kita akan mampu membawa PALADO ini menjadi organisasi yang lebih solid dan bertarbat. “Kedepan kita akan focus untuk memperkuat konsolidasi internal, membangun komunikasi yang terbuka dan transparan dan tentu saja memastikan setiap anggota merasa memiliki dan menjadi bagian penting organisasi ini, organisasi PALADO harus menjadi rumah besar yang nyaman, inklusif dan penuh semangat solidaritas dan persaudaraan”.
Selain lanjut Lutfi, kita juga akan mendorong program-program pemberdayaan anggota, memperluas jejaring kerja sama, serta menghadirkan kegiatan sosial yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Organisasi ini harus hadir, bukan hanya dalam struktur, tetapi dalam aksi dan kontribusi nyata. Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal kebangkitan baru. Dengan semangat Bersatu, Berkarya, dan Berdaya, kita wujudkan organisasi PALADO yang kita cintai menjadi semakin kuat dan diperhitungkan. Tutupnya.
Dengan berakhirnya MUBES ke-V ini, diharapkan PALADO semakin memperkuat peran strategisnya dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengembangkan kapasitas generasi muda, serta terus menjadi organisasi pencinta alam yang solid dan berkontribusi aktif bagi masyarakat Kabupaten Sigi.Penulis Lia Somba***











