PALU. PIJARSULTENG.ID– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, merampungkan rangkaian kegiatan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2025 dengan menggelar acara puncak di Auditorium Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Rabu (21/8/2025).
Acara yang dihadiri lebih dari 1.000 peserta itu terdiri dari 500 siswa SD dan SMP, 300 kepala sekolah, serta 200 mahasiswa.

Kepala OJK Sulteng, Bonny Hardi Putra menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan (IJK), dan lembaga pendidikan dalam memperluas akses masyarakat terhadap produk tabungan, meningkatkan budaya menabung, serta mendorong penggunaan produk keuangan berkelanjutan.
“Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang sadar pentingnya menabung sejak dini,” ujar Bonny.
Sebagai wujud komitmen nyata, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Palu bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulteng berhasil membuka 500 rekening Simpanan Pelajar (Simpel), 1.000 polis asuransi pelajar, dan 200 tabungan emas mahasiswa sepanjang periode 1 Juli hingga 20 Agustus 2025.
Selain itu, melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN), tercatat 173 kegiatan edukasi dengan total 8.805 peserta yang menyasar 10 segmen prioritas, termasuk kalangan mahasiswa.
Dalam kesempatan tersebut, OJK Sulteng juga memberikan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai berkontribusi aktif dalam mendukung literasi dan inklusi keuangan, baik kategori IJK teraktif, jumlah peserta terbanyak, maupun siswa paling aktif menabung.
Penutupan BLK 2025 ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat literasi keuangan masyarakat Sulawesi Tengah.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimis Sulawesi Tengah dapat berkontribusi besar dalam mewujudkan masyarakat yang lebih melek finansial, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” tutup Bonny. ***