Perkembangan RSUD Buluye Napoa’e Kecamatan Maotong  Terus Ditingkatkan

iklan

PARIMO. PIJARSULTENG.ID, – Perkembangan RSUD Buluye Napoa’e, Kecamatan Moutong, terus menunjukkan kemajuan. Di bawah kepemimpinan Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, pemerintah daerah terus memberikan perhatian terhadap pemenuhan alat kesehatan (Alkes) dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan, khususnya dokter spesialis, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Direktur RSUD Buluye Napoa’e Moutong, Kurniati Masulili, SKM., MKM., mengatakan salah satu langkah yang dilakukan pemerintah daerah adalah memberikan dukungan beasiswa kepada dokter umum yang bersedia mengikuti pendidikan dokter spesialis dan nantinya mengabdikan diri di RSUD Buluye Napoa’e Moutong.

Saat ini, terdapat dokter yang sedang mengikuti pendidikan Spesialis Patologi Klinik dan Spesialis Anestesi. Selain itu, pada Oktober mendatang akan ada dokter yang mengikuti pendidikan Spesialis Anak. Setelah menyelesaikan pendidikan, para dokter tersebut diharapkan dapat kembali dan memperkuat pelayanan di RSUD Buluye Napoa’e Moutong.

“Sambil menunggu proses pendidikan tersebut selesai, Pemerintah Daerah Parigi Moutong mengambil langkah strategis dengan menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin melalui dukungan dokter residen untuk memperkuat pelayanan spesialis di RSUD Buluye Napoa’e Moutong,” kata Kurniati dalam keterangan tertulisanya, Rabu, 30 September 2026.

Kerja sama tersebut, kemudian ditindaklanjuti melalui visitasi Layanan Anak dan Layanan Radiologi pada 4 September 2026. Visitasi dihadiri tim dari Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, unsur Pemerintah Daerah, serta Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Parigi Moutong. Hasil visitasi tersebut, membawa kabar baik bagi masyarakat Moutong dan sekitarnya. Dokter Spesialis Anak dijadwalkan mulai hadir di RSUD Buluye Napoa’e Moutong pada 3 Oktober 2026.

Dengan hadirnya dokter Spesialis Anak, Poliklinik Anak di RSUD Buluye Napoa’e Moutong diharapkan dapat dibuka dan memberikan pelayanan setiap hari. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi harus menunggu jadwal tertentu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bagi anak. Menurut Kurniati, pemenuhan dokter spesialis secara penuh waktu bukanlah proses yang dapat dilakukan dalam waktu singkat.

Karena itu, pemberian beasiswa pendidikan dokter spesialis, sekaligus kerja sama dengan Universitas Hasanuddin menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Daerah dalam membangun kemandirian SDM kesehatan di RSUD Buluye Napoa’e Moutong.

“Alhamdulillah, sedikit demi sedikit kita melihat perubahan. Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya untuk kebutuhan pelayanan saat ini, tetapi juga untuk mempersiapkan RSUD Buluye Napoa’e Moutong agar ke depan memiliki SDM spesialis yang penuh waktu dan mampu memberikan pelayanan yang semakin lengkap kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan adanya dukungan Pemerintah Daerah, DPRD, Universitas Hasanuddin, serta seluruh tenaga kesehatan, RSUD Buluye Napoa’e Moutong terus berupaya melakukan pembenahan dan pengembangan pelayanan.

“Kami berharap kehadiran dokter spesialis dan penguatan SDM kesehatan ini menjadi langkah nyata untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, berkualitas, dan maksimal bagi masyarakat Moutong dan sekitarnya,” kata Kurniati.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed