PALU. PIJARSULTENG.ID-Wali Kota Palu yang diwakili Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu, Asharrini Mastura, SE., M.Si secara resmi membuka Lomba Bertutur Tingkat SD/MI dan Lomba Menulis Tingkat SMP/MTs Negeri dan Swasta se-Kota Palu, pada Sabtu (16/05/2026) di Gedung Perpustakaan Kota Palu.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu tersebut mengangkat tema “Menumbuhkembangkan Imajinasi dan Kecintaan Literasi Pada Generasi Muda Kota Palu.”
Dalam kesempatan itu, Kadis Asharrini membacakan sambutan tertulis Wali Kota Palu yang menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Palu atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif dan strategis tersebut.
Menurut Kadis, kegiatan lomba bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian penting dalam membangun budaya literasi di tengah masyarakat, khususnya bagi generasi muda Kota Palu.
“Di era perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat saat ini, kemampuan literasi menjadi salah satu kunci utama dalam membentuk generasi yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” ujar Kadis Asharrini.
Disebutkan pula bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami, mengolah, dan menyampaikan gagasan secara baik dan bijaksana.
Melalui lomba bertutur, lanjut Kadis, anak-anak dilatih untuk berani tampil, mengasah kemampuan berbicara, membangun rasa percaya diri, sekaligus melestarikan budaya tutur yang sarat nilai moral dan pendidikan karakter.
Sementara itu, melalui lomba menulis, para pelajar didorong untuk menuangkan ide, imajinasi, serta pemikiran kreatif mereka ke dalam karya tulis yang inspiratif dan bermakna.
Pemerintah Kota Palu berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir generasi-generasi muda yang gemar membaca dan menulis, memiliki wawasan luas, serta mampu menjadi agen perubahan bagi kemajuan daerah di masa mendatang.
Dalam sambutannya, wali kota melalui Kadis juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, sportif, dan percaya diri.
“Menang ataupun belum menjadi juara bukanlah tujuan utama, tetapi bagaimana kalian berani berkarya, berproses, dan terus meningkatkan kemampuan diri itulah yang paling penting,” lanjut Kadis.
Tak lupa, Kadis mengajak para guru dan orang tua untuk terus mendampingi serta menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Menurut Kadis, kebiasaan membaca dan menulis yang dibangun sejak dini akan menjadi fondasi kuat bagi masa depan anak-anak.
Kegiatan lomba diharapkan berjalan lancar, sukses, serta memberikan manfaat besar bagi pengembangan literasi generasi muda di Kota Palu.***









