PALU. PIJARSULTENG. ID, –Wali Kota Palu diwakili Staf Ahli Bidang Infrastruktur dan Lingkungan, Moh. Fahri, S.E., M.Si., menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Palu.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (12/9/2026), bertempat di Kantor PWNU Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Lasoso, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.
Dalam sambutannya, Staf Ahli Fahri menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial maupun tradisi tahunan, melainkan momentum untuk kembali mengenang perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus mengambil pelajaran dari akhlak, keteladanan, perjuangan, kesabaran, dan kepemimpinan beliau.
Menurut staf ahli, Allah SWT telah menegaskan dalam Al-Qur’an bahwa pada diri Rasulullah SAW terdapat uswatun hasanah atau teladan yang baik bagi seluruh umat manusia.
“Karena itu, memperingati Maulid seharusnya mendorong kita untuk tidak hanya mencintai Rasulullah melalui lisan, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai yang beliau ajarkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar staf ahli.
Staf ahli menuturkan, Rasulullah SAW mengajarkan pentingnya kejujuran, amanah, kasih sayang, persaudaraan, kepedulian terhadap sesama, serta sikap menghargai perbedaan.
Nilai-nilai tersebut, lanjut staf ahli, sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Kota Palu yang hidup dalam keberagaman.
Staf Ahli Fahri berharap semangat Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi energi moral dalam membangun Kota Palu.
Sebab, pembangunan kota tidak dapat dilakukan oleh pemerintah seorang diri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Termasuk ulama, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dunia pendidikan, dunia usaha, dan seluruh warga Kota Palu,” kata staf ahli.
Dalam konteks tersebut, Staf Ahli Fahri menilai keberadaan Nahdlatul Ulama, khususnya PCNU Kota Palu, memiliki peran yang sangat penting.
Menurut staf ahli, NU tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan kehidupan keagamaan masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai Islam yang moderat, memperkuat persatuan, merawat toleransi, serta membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Saya berharap PCNU Kota Palu bersama seluruh badan otonom dan warga Nahdliyin dapat terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Palu dalam menghadirkan masyarakat yang religius, berkarakter, peduli, dan memiliki semangat gotong royong,” ungkap staf ahli.
Staf ahli menegaskan, pembangunan Kota Palu harus dimaknai secara lebih luas.
Kemajuan tidak hanya diukur melalui pembangunan jalan, gedung, fasilitas umum, maupun infrastruktur, tetapi juga melalui peningkatan kualitas manusia, akhlak, kepedulian sosial, dan kehidupan keagamaan masyarakat.
Lebih lanjut, Staf Ahli Fahri mengingatkan salah satu keteladanan penting dari Rasulullah SAW adalah bagaimana beliau membangun masyarakat dengan semangat persaudaraan.
Di tengah berbagai perbedaan, Rasulullah SAW mengajarkan umat untuk saling menghormati dan menjaga persatuan.
“Semangat inilah yang perlu terus kita hidupkan di Kota Palu. Jangan sampai perbedaan pilihan, latar belakang, organisasi, maupun kepentingan membuat kita kehilangan persaudaraan,” tutur staf ahli.
Staf ahli pun mengajak masyarakat menjadikan masjid, majelis ilmu, organisasi keagamaan, dan berbagai ruang sosial sebagai sarana untuk memperkuat silaturahmi dan mempererat persaudaraan.
Staf ahli juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, mulai dari memperbaiki hubungan dengan keluarga, menghormati orang tua, menyayangi anak-anak, menjaga hubungan dengan tetangga, peduli terhadap mereka yang membutuhkan, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menjalankan amanah dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
Khusus bagi aparatur dan pihak yang mendapat amanah dalam pemerintahan, staf ahli mengajak untuk meneladani sifat Rasulullah SAW dengan menjadi pribadi yang amanah dan adil.
Sementara bagi para orang tua, diharapkan dapat menanamkan akhlak Rasulullah SAW kepada generasi muda.
“Dan bagi generasi muda Kota Palu, jadikan Rasulullah SAW sebagai inspirasi untuk menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pesan staf ahli.
Staf ahli meyakini, apabila nilai-nilai tersebut dapat dihadirkan secara bersama-sama, maka Kota Palu tidak hanya akan tumbuh menjadi kota yang maju, tetapi juga menjadi kota dengan masyarakat yang hidup dalam suasana aman, rukun, religius, dan penuh keberkahan.
Di akhir sambutannya, atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Palu, Staf Ahli Fahri menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada PCNU Kota Palu yang telah menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah di tengah masyarakat,” harap staf ahli.
Staf ahli juga mengajak seluruh jamaah untuk terus meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan mewujudkannya melalui perilaku serta pengabdian dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga Kota Palu senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, persatuan, kesehatan, dan keberkahan, serta seluruh ikhtiar pembangunan yang kita lakukan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkas staf ahli.***











