PALU. PIJARSULTENG.ID— Dinamika politik Kota Palu mulai memanas jauh sebelum tahapan resmi dimulai. Dua figur dengan latar belakang berbeda kini mulai mencuri perhatian publik setelah terlihat intens membangun komunikasi politik.
Akademisi Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Dr. Kartini Malarangan SH MH, dikabarkan mulai ancang-ancang menatap kontestasi Pemilihan Wali Kota Palu periode mendatang. Menariknya, sosok yang disebut-sebut bakal mendampinginya adalah Basir Tanase, pensiunan ASN yang sukses banting stir menjadi pengusaha kelor.
Isu duet keduanya menguat setelah Kartini “terciduk” mengunjungi kediaman Basir Tanase di kawasan Kawatuna, Kota Palu, Selasa (26/5/2026). Pertemuan tersebut sontak memantik spekulasi liar di ruang publik dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pemerhati politik lokal.
Meski belum ada deklarasi resmi, chemistry politik keduanya mulai terbaca. Kartini dikenal sebagai akademisi vokal dengan rekam jejak kuat di bidang hukum dan kebijakan publik, sementara Basir Tanase dinilai memiliki akar sosial yang kuat di masyarakat serta pengalaman birokrasi yang matang sebelum terjun ke dunia usaha.
“Ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Publik tentu membaca ada komunikasi politik yang mulai dibangun,” ujar salah satu pengamat politik lokal.
Kemunculan duet akademisi dan pengusaha itu dinilai bisa menjadi warna baru dalam peta politik Kota Palu. Apalagi, keduanya dianggap merepresentasikan perpaduan antara kapasitas intelektual dan pengalaman lapangan.
Di tengah mulai menghangatnya suhu politik ibu kota Palu, manuver awal Kartini Malarangan dan Basir Tanase dipastikan akan terus menjadi sorotan. Publik kini menanti, apakah pertemuan di Kawatuna hanya sebatas silaturahmi, atau menjadi sinyal awal lahirnya pasangan baru menuju perebutan kursi orang satu di Kota Kaledo ini***












