Gebrakan Awal! Ketua YKI Sulteng Gaspol Raker Perdana Bahas Program Kerja

iklan

PALU. PIJARSULTENG. ID— Di bawah komando tegas dr. Muhammad Ikhlas, M.Kes., Sp.B Subsp.Onk(K), kepengurusan baru Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sulawesi Tengah langsung tancap gas. Rapat Kerja (Raker) perdana yang digelar di Ruang Rapat RM Narasa Jalan Pemuda Kota Palu, pasca pengukuhan 17 April 2022 menjadi titik awal konsolidasi besar untuk memperkuat gerakan melawan kanker di daerah ini.

Raker yang berlangsung penuh semangat ini tak sekadar ajang perkenalan antar pengurus. Lebih dari itu, forum strategis tersebut menjadi panggung untuk merumuskan arah dan program kerja satu tahun ke depan, dengan visi tentunya menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Dalam pengantarnya, dr. Ikhlas menegaskan pentingnya memahami jejak kepengurusan sebelumnya sebagai pijakan melangkah ke depan. Ia tak ingin organisasi berjalan tanpa refleksi.

“Bagaimana masa depan itu, tentunya kita tidak bisa lepas dari masa lalu yang ingin kita ketahui,” tegasnya, membuka arah diskusi yang lugas dan penuh makna.

Pendekatan ini menunjukkan komitmen kuat kepemimpinan baru: transparan, evaluatif, dan berorientasi pada perubahan. Bukan sekadar melanjutkan, tetapi memperbaiki dan melompat lebih jauh.

Dari total 53 pengurus, sekitar 31 orang hadir dalam Raker perdana ini, sebuah angka yang mencerminkan antusiasme sekaligus tantangan konsolidasi internal ke depan. Meski belum penuh, forum tetap berjalan dinamis dengan berbagai gagasan segar yang mengemuka.

Sejumlah agenda prioritas mulai digodok, mulai dari fasiliras sekretariat, soal anggaran dan pendukung lainnya, penguatan edukasi masyarakat, peningkatan deteksi dini kanker, hingga perluasan jejaring layanan kesehatan di Sulawesi Tengah. Kepemimpinan dr. Ikhlas pun diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam tubuh YKI Sulteng.

Raker ini menjadi sinyal kuat: YKI Sulteng tak ingin jalan di tempat. Dengan fondasi evaluasi masa lalu dan strategi masa depan yang matang, organisasi ini siap menjadi garda terdepan dalam perjuangan melawan kanker di Bumi Tadulako.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *