PALU, PIJARSULTENG.ID, – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati/ Sulawesi Tengah (Sulteng) , Zullikar Tanjung, S.H., M.H., bersama Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulteng, Ny. Dinar Tanjung, tiba di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu pada Senin (4/5/2026).
Kedatangan tersebut menandai dimulainya tugas Zullikar Tanjung sebagai pimpinan baru Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Kehadiran Kajati Sulteng disambut secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol kuatnya sinergi antar unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Penyambutan berlangsung khidmat dan sarat makna kearifan lokal, mencerminkan semangat kebersamaan dalam mengawal pembangunan dan penegakan hukum di wilayah Sulawesi Tengah.
Prosesi penyambutan ditandai dengan pemasangan siga, penutup kepala khas Sulawesi Tengah, secara langsung oleh Gubernur kepada Zullikar Tanjung.
Pemasangan siga ini menjadi simbol penerimaan sekaligus harapan agar Kajati yang baru dapat mengemban amanah dengan bijaksana, menjunjung tinggi nilai-nilai adat dan budaya setempat.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Donggala turut menyematkan selendang kepada Ny. Dinar Tanjung. Penyematan ini merupakan bentuk penghormatan serta dukungan terhadap peran strategis Ikatan Adhyaksa Dharmakarini sebagai organisasi pendamping yang berkontribusi dalam mendukung tugas-tugas kejaksaan, khususnya dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Setelah prosesi penyambutan di bandara, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah. Setibanya di lokasi, Kajati kembali disambut oleh jajaran internal dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Prosesi penyambutan ditandai dengan pengalungan bunga oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Imanuel Rudy Pailang, S.H., M.H., bersama Wakil Ketua IAD Wilayah Sulawesi Tengah, Ny. Deisy Rudy Pailang.
Momen tersebut mencerminkan soliditas dan kebersamaan di lingkungan Adhyaksa, sekaligus menjadi awal yang baik bagi kepemimpinan baru dalam membangun sinergi internal yang lebih kuat. Suasana akrab semakin terasa ketika Kajati Sulteng langsung berinteraksi dengan seluruh jajaran pegawai.
Ia menyalami dan menyapa satu per satu pegawai sebagai bentuk pendekatan personal, menunjukkan komitmen untuk menciptakan komunikasi yang terbuka dan harmonis di lingkungan kerja.
Selanjutnya, Zullikar Tanjung memimpin briefing bersama para Pejabat Utama (PJU) di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas, serta memperkuat sinergi internal sebagai kunci dalam menjalankan tugas penegakan hukum secara optimal.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan penegakan hukum ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan kerja sama yang solid, adaptif, dan responsif terhadap dinamika yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui kinerja yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
Kegiatan penyambutan dan briefing tersebut menjadi cerminan komitmen awal kepemimpinan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah dalam membangun organisasi yang kuat dan berintegritas.
Dengan semangat baru, diharapkan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah mampu semakin berperan aktif dalam mendukung penegakan hukum yang profesional serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.Yun











