PALU. PIJARSULTENG. ID– Kepala Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia Prof. Dr. H. Sanitiar Burhanuddin, SH, MM (ST Burhanuddin) berkunjung ke Palu ibu kota Sulawesi Tengah (Sulteng) Kamis pagi (7/5/2026). Kunker Kejagung RI terjadwal dari Kamis – Jumat (7-8/5/2026).

Gubernur Sulteng Anwar Hafid bersama pelaksana tugas (PLT) Kapolda Sulteng Brigjen Pol.Helmi Kuwarta Kusuma Putra Rauf menjemput Kajagung ST Burhanuddin itu di Vip Room Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufrie Palu.
Turut dalam penjemputan itu Wakil Gubernur Sulteng Reny A Lamadjido, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng Zullikar Tanjung, Kasdam XXIII/Palak Wira Brigjen TNI Agus Sasmita, perwakilan Lanal Palu, Kepala BNN Sulteng Brigjen Pol. Ferdinal Maksi Pasule, serta sejumlah pejabat instansi vertikal (Forkopinda) di daerah Sulteng.
Menurut Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono, kehadiran Wakapolda Sulteng dalam penjemputan Kajagung RI bersama Gubernur serta pejabat lainnya merupakan bentuk dukungan dan sinergitas antara Polri dan Kejaksaan RI dalam menjaga stabilitas keamanan dan penegakan hukum di daerah.
“Penjemputan Kajagung RI merupakan bentuk penghormatan sekaligus untuk memperkuat sinergitas antar lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sulteng, ” kata Kabidhumas.
Dikatakan, soliditas antar instansi menjadi salah satu kunci penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
Karenanya, kata Djoko, kunjungan Kajagung RI ke Sulteng diharapkan dapat semakin mempererat koordinasi dan kerja sama lintas sektoral, khususnya dalam mendukung program pemerintah dan penegakan hukum yang humanis dan berintegtasi.
“Melalui kunjungan ini, diharapkan hubungan sinergi antara Kejaksaan, Polri, TNI dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga dapat bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban guna mendukung pembangunan di Sulteng, “jelas Djoko Wienartono.
Melalui kunjungan ini kata Djoko Woenartono bisa berdampak positif.
“Harapannya, melalui kunjungan ini hubungan sinergi antara Kejaksaan, Polri, TNI dan pemerintah daerah semakin kuat sehingga dapat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta mendukung pembangunan di Sulteng” pungkasnya.***












