Majelis Taklim Apotonio Perkuat Silaturahmi dan Kembangkan Potensi Warga Parimo di Palu

iklan

PARIMO, PIJARSULTENG.ID, – Majelis Taklim (MT) Apotonio merupakan wadah keagamaan dan sosial bagi warga Parigi Moutong (Parimo) yang berdomisili di Palu dan sekitarnya.

Organisasi ini resmi didirikan pada 26 Agustus 2015 dan terus berkembang menjadi salah satu komunitas aktif dalam kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Sekretariat MT Apotonio berlokasi di Jalan Mesjid Raya No. 17 Palu. Keberadaannya juga telah diakui secara resmi dengan terdaftar di Kementerian Agama Kota Palu.

Hal ini menjadi bukti komitmen organisasi dalam menjalankan kegiatan yang terstruktur dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Selain aktif dalam kegiatan keagamaan seperti pengajian dan dakwah, MT Apotonio juga mengembangkan sektor ekonomi melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh UMKM Apotonio dengan meraih juara 1 lomba kuliner berbahan dasar kelor dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Palu.

Capaian ini menunjukkan potensi besar anggota dalam mengembangkan kreativitas dan kearifan lokal.

Di bidang olahraga, MT Apotonio juga memiliki dua tim gateball yang telah resmi terdaftar di Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Kota Palu.

Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.

Berbagai kegiatan sosial dan keagamaan rutin dilaksanakan, seperti bakti sosial, santunan, hingga peringatan hari besar Islam.

Dalam momentum Halal Bi Halal terbaru, MT Apotonio juga merangkaikan acara dengan pengukuhan cabang baru di Kecamatan Taopa, Desa tuladenggi sibatang

Sebelumnya, cabang di Kecamatan Lambunu juga telah terbentuk.

Ketua MT Apotonio, Farida Borman, menyampaikan bahwa pembentukan cabang ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan organisasi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan masyarakat Parimo di perantauan.YUN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *