Srikandi dari Morut, Warda Ikut ‘Digembleng’ Bersama Elite DPRD Se-Indonesia” Di Kampus Akmil, Magelang

iklan

MAGELANG.PIJARSULTENG.ID— Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah (Sulteng) Warda Mamala, SE, menjadi salah satu pimpinan DPRD Kabupaten yang mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan DPRD ( P2D) se-Indonesia digelar di Akademi Militer Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah. Sejak kemarin ( 15/4/26) dan akan berakhir pada Minggu (19/4/26) .

Menariknya, Warda Mamala termasuk dalam sedikit peserta perempuan yang ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Dari ratusan peserta yang terdiri dari para Ketua DPRD. Propinsi dan Para Ketua DPRD Kabupaten, hanya ada sekitar tiga orang wanita yang mengikuti kursus pemantapan tersebut, menjadikannya sebagai salah satu “srikandi” yang menembus dominasi peserta pria di lingkungan pendidikan militer itu.

Kegiatan ini diikuti para elit lembaga wakil rakyat ditingkat daerah ini, dengan tujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta kedisiplinan dalam menjalankan fungsi legislasi. Suasana pelatihan di Lembah Tidar yang dikenal sebagai “Kawah Candradimuka” memberikan pengalaman berbeda bagi seluruh peserta.

Para peserta tidak hanya menerima materi tentang tugas dan funsi serta kedudukan DPRD. Dalam menjalan visi misi Astacita presiden. Soal ketahanan pangan dan. Tentang lingkungan di dalam kelas, tetapi juga ditempa dengan pola kedisiplinan ala militer yang tegas, terstruktur, dan tanpa kompromi. Disiplin waktu, ketahanan fisik, serta kesiapan mental menjadi bagian penting dalam setiap rangkaian kegiatan.

Keikutsertaan  Warda Mamala mencerminkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas kepemimpinan daerah, sekaligus menjadi representasi perempuan dalam posisi strategis di lembaga legislatif.

Kehadirannya di forum nasional ini juga menjadi simbol bahwa perempuan mampu berdiri sejajar dan berperan aktif dalam ruang-ruang pengambilan kebijakan, bahkan dalam lingkungan yang dikenal keras dan penuh disiplin seperti kampus militer.

Kursus Pemantapan Pimpinan DPRD iyang diselenggarakan hasil kerja sama dengan Lemhanas RI dijadwalkan akan ditutup langsung oleh Prabowo Subianto, sebagai penanda berakhirnya proses pembekalan intensif bagi para pimpinan DPRD se-Indonesia.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir pimpinan DPRD yang tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di daerah masing-masing.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *