Telkomsel Menabur Harapan, Salurkan Bantuan Pendidikan dari Poin Pelanggan

Ekonomi328 Dilihat
iklan

SIGI.PIJARSULTENG.ID— Di tengah derasnya arus digitalisasi, akses terhadap fasilitas pendidikan yang memadai menjadi kunci utama dalam membentuk generasi masa depan. Namun, realitas di lapangan tak selalu seindah yang dibayangkan.

Masih banyak sekolah di pelosok negeri yang berjuang keras menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Kisah inilah yang menjadi landasan bagi Telkomsel, salah satu penyedia layanan telekomunikasi terkemuka di Indonesia, untuk bergerak.

Melalui komitmennya terhadap dunia pendidikan, Telkomsel Palu menyalurkan bantuan kepada sejumlah sekolah di Sulawesi Tengah. Bantuan ini bukanlah donasi biasa, melainkan buah dari kepedulian para pelanggan setia Telkomsel.

Melalui program loyalitas Telkomsel Poin, pelanggan diajak untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial, mengubah poin yang mereka kumpulkan menjadi nilai nyata yang bermanfaat bagi sesama.

Manager Mobile Consumer Branch Palu Telkomsel, Asrianto Bakri S., menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan. “Tujuannya adalah untuk memberi bantuan kepada pihak sekolah melalui kontribusi pelanggan yang menukarkan Telkomsel Poin mereka,” ungkapnya melalui pesan Wasthsapp beberapa waktu lalu.

Prosesnya pun dibuat sederhana. Pelanggan cukup menukarkan minimal 50 Telkomsel Poin melalui aplikasi MyTelkomsel atau situs Telkomsel.com untuk berdonasi sebesar Rp500. Setiap donasi yang terkumpul, sekecil apa pun, akan disalurkan untuk membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan fasilitas penunjang pendidikan.

Sebagai wujud nyata dari program ini, Telkomsel bekerja sama dengan platform donasi dan penggalangan dana Kitabisa.com. Pada Maret lalu, bantuan berupa alat pendidikan disalurkan kepada SMPN 7 Sigi.

Bantuan ini terdiri dari tiga unit laptop dan satu printer, yang sangat krusial bagi kegiatan belajar mengajar di era digital saat ini. Terutama, fasilitas ini sangat dibutuhkan untuk pelaksanaan Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

Kepala Sekolah SMPN 7 Sigi, Samuel S.Pd., MM., menyambut baik bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. “Kami sangat mengapresiasi bantuan yang diberikan ini, karena tidak hanya bermanfaat bagi kami, namun juga beberapa sekolah di sekitar yang juga mengalami keterbatasan fasilitas khususnya dalam ANBK,” tuturnyam saat ditemui di sekolahnya pekan lalu.

Keterbatasan fasilitas, khususnya komputer dan printer, seringkali menjadi kendala besar bagi sekolah di daerah terpencil untuk mengikuti ujian berbasis digital. Dengan adanya bantuan ini, SMPN 7 Sigi tidak hanya dapat memenuhi kebutuhannya sendiri, tetapi juga menjadi pusat bagi sekolah-sekolah lain yang membutuhkan.

Apa yang dilakukan oleh Telkomsel dan para pelanggannya melalui program ini adalah sebuah bukti nyata bahwa kolaborasi dapat menciptakan dampak yang besar. Poin loyalitas yang semula hanya menjadi angka di aplikasi, kini bertransformasi menjadi sarana pendidikan yang membuka pintu bagi masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak di Sigi.

Ini bukan sekadar donasi, tetapi sebuah pesan bahwa gotong royong dan kepedulian, sekecil apa pun wujudnya, mampu menabur asa dan harapan di hati para pendidik dan pelajar di seluruh Indonesia. NIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *