PALU.PIJARSULTENG.ID– Pemerintah Provinsi (?Pemprov) Sulawesi Tengah dipastikan akan melaksanakan pelantikan pejabat Eselon III dan IV di lingkup Pemprov Sulteng hari ini, Kamis (15/1/26). Namun hingga menjelang pelaksanaan, nama-nama pejabat yang akan dilantik masih tertutup rapat, menjadikan agenda ini sebagai pelantikan paling misterius di awal tahun 2026, bahkan hingga berita ini tayang para pejabat yang akan mengambil undangan terlihat gelisah menunggu undangan di ruang tunggu Kantor BKD Jalan Sanratulangi Palu.

Kepastian pelantikan tersebut mencuat setelah beredarnya undangan resmi yang ditujukan kepada para Kepala Badan serta Kepala Bidang Kepegawaian di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam undangan tersebut, para pejabat terkait diminta untuk mengambil undangan secara langsung , menandakan agenda ini bersifat penting dan strategis.
Meski demikian, suasana di internal Pemprov Sulteng terpantau sangat senyap. Tidak satu pun pihak yang bersedia memberikan keterangan mengenai siapa saja pejabat Eselon III dan IV yang akan dilantik. Bahkan, sejumlah sumber di lingkungan pemerintahan mengaku sama sekali belum mengetahui daftar nama yang akan menerima amanah baru.
Pelantikan ini rencananya akan dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, dan diyakini menjadi bagian dari langkah penataan serta penyegaran birokrasi di tubuh Pemprov Sulteng.
Kerahasiaan yang dijaga ketat memunculkan berbagai spekulasi di kalangan aparatur sipil negara. Mulai dari kemungkinan pergeseran pejabat strategis, hingga pengisian jabatan-jabatan yang selama ini kosong atau dijabat pelaksana tugas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemprov Sulteng terkait daftar pejabat yang akan dilantik. Publik dan internal birokrasi pun masih menunggu, siapa saja figur yang akan muncul dan dipercaya mengisi posisi penting di lingkup Pemprov Sulteng.
Pelantikan hari ini dipastikan menjadi sorotan utama sekaligus menandai babak baru dinamika birokrasi Sulteng di awal tahun 2026.(Nelly Muhriani)








